Apa yang dapat Anda lakukan adalah memastikan bahwa komunikasi kalian berdua tetap berjalan dengan baik, baik tatap muka langsung maupun lewat bantuan teknologi komunikasi. Selain itu, pengaturan jadwal kunjungan Anda dan anak ke kota B untuk menemani suami atau pun kepulangan suami ke kota A untuk bersama Anda haruslah dapat memenuhi kebutuhan kalian berdua sebagai pasangan. Saya yakin bahwa bukan hanya Anda saja yang merasa berat melakukannya, tetapi suami tentu juga merasakannya. Aturlah agar sama-sama diuntungkan, baik kalian sebagai pasangan dan juga keluarga suami.
Semoga Anda dapat segera berkumpul bersama suami dan masalah utang mertua juga terselesaikan.
Salam,
Fredrick Dermawan Purba, M.Psi