"Kami belum bisa menerapkan itu karena satwa-satwa yang ada terutama yang buas atau karnivora harus dilatih terlebih dulu bagaimana bisa berinteraksi dengan manusia. Salah-salah nanti mereka justru menerkam manusia, dan manusianya juga jadi panik," papar Idham kepada Okezone, baru-baru ini.
Idham juga menambahkan jika rute perjalanannya pun juga perlu dibedakan. Itu artinya menunggu penerapan atraksi Safari Night.
Kendati demikian, teknik feeding tersebut sudah dilakukan di Taman Safari Indonesia 3 atau Bali Marine & Park. "Kalau di Prigen dan Bogor belum ada yang seperti itu, di Bali yang sudah ada," imbuh Idham.
(Johan Sompotan)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.