Advertisement
Advertisement

Merinding, Tanda Ada Hantu?

KlikDokter , Jurnalis-Senin, 21 Maret 2016 |17:08 WIB
Merinding, Tanda Ada Hantu?
Alami ketakutan (Foto: Shutterstock)
A
A
A

Apa sebenarnya yang terjadi saat kita merinding?

Merinding terjadi karena pelepasan hormon stres yang disebut dengan adrenalin. Adrenalin yang dihasilkan oleh manusia melalui dua kelenjar kecil di atas ginjal tidak hanya menyebabkan kontraksi otot, tapi juga mempengaruhi banyak reaksi tubuh lainnya.

Saat adrenalin tersebut dilepaskan, banyak perubahan dalam tubuh yang kemudian terjadi, seperti detak jantung menjadi lebih cepat, tubuh menjadi lebih banyak mengeluarkan keringat, metabolisme meningkat dan dapat terjadi kontraksi otot arrectores pilorum yang terletak di bawah permukaan kulit. Kontraksi otot ini menyebabkan berdirinya rambut-rambut pada kulit dan menimbulkan gundukan-gundukan pori yang terlihat seperti kulit ayam yang baru dicabuti bulu-bulunya.

Merinding ini menjadi respons dari mekanisme 'fight or light'. Ketika manusia merasa waspada terhadap adanya suatu bahaya, merasa takut, atau terancam, maka manusia adrenalin dan darah yang dipompa ke seluruh tubuh, termasuk otot, menjadi meningkat dan merinding.

Namun, sampai saat ini belum ada penjelasan pasti mengapa merinding ini bisa terjadi pada sebagian orang.

(Tuty Ocktaviany)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement