Advertisement
Advertisement

Keindahan 4 Musim di Sapporo Jepang

Utami Evi Riyani , Jurnalis-Selasa, 15 Maret 2016 |06:00 WIB
Keindahan 4 Musim di Sapporo Jepang
Keindahan 4 musim di Sapporo Jepang (Foto: Shutterstock)
A
A
A

KOTA Sapporo di Jepang dikenal sebagai kota tujuan wisata terbaik di dunia. Tak heran, setiap musim banyak yang menarik dari kota ini.

Pada musim semi, wisatawan dapat menikmati hari-hari yang cerah dan bunga yang bermekaran. Salah satu yang paling ditunggu-tunggu adalah saat bunga sakura mekar di tempat-tempat yang sejuk.

“Bunga sakura mekar sekira tanggal 2-10 Mei. Kalau mau lihat yang bagus di Maruyama. Tidak hanya bisa dilihat di Maruyama, ada banyak tempat. Tapi yang paling indah di Maruyama,” terang Hiroyoshi Dei, Direktur Hubungan Internasional Kota Sapporo dalam acara pengenalan Duta Wisata Sapporo di Hotel Santika Premiere, Slipi, Jakarta Barat, Selasa (15/3/2016).

Sedangkan pada musim panas, wisatawan dapat menyaksikan berbagai acara yang digelar oleh pemerintah setempat. Di musim panas, cuaca Sapporo cukup hangat namun tidak terlalu panas, yaitu sekira 20 derajat Celsius.

Sementara di musim gugur, setiap sudut kota Sapporo akan dihiasi dengan berbagai warna daun yang mulai berguguran. Musim ini tentu membawa warna tersendiri bagi kota Sapporo yang berada di wilayah utara Jepang.

Terakhir, pada musim dingin, kota Sapporo akan diselimuti salju yang cukup tebal. Ibukota Hokkaido ini menjadi salah satu tempat yang paling dingin saat musim dingin tiba. Hal ini diakui oleh Duta Wisata Sapporo yang baru, Vanda Rainy.

“Senang banget saat mengunjungi Sapporo karena sedang winter, senang banget bisa ketemu salju di sana. Karena aku belum pernah megang salju sebelumnya,” tutup Vanda.

(Johan Sompotan)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement