Axhiang yang memang berdarah asli Bangka Belitung ini menambahkan, otak-otak bangka punya dua versi. Versi pertama yang hanya diberi bumbu garam saja dan versi lainnya yang dibumbui dengan bawang dan diberi campuran santan.
Untuk penyajiannya juga berbeda karena otak-otak bangka disajikan bersama sambal terasi atau sambal bawang, jenis sambal ini tentunya bisa disesuaikan dengan selera penikmatnya.
“Makannya biasanya pakai sambal terasi yang dikasih jeruk konci, rasanya ada asam, manis pedas dan segar. Ada juga yang sukanya makan pakai sambal bawang,” pungkas Axhiang.
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.