TIDAK hanya digunakan untuk bersurat, kini prangko juga bisa sebagai cinderamata unik. Terlebih, jika prangko menampilkan kesenian dan budaya Indonesia.
Alhasil, prangko bisa dijadikan cinderamata unik untuk dibawa pulang turis asing. Karena menampilkan kesenian dan budaya, prangko bisa dijadikan media promosi pariwisata Indonesia.
Prangko-prangko dengan gambar-gambar unik ini disebut prangko prisma. Jika ingin melihat prangko-prangko unik, kita bisa mengunjungi Gebyar Pesona Museum Nusantara di Museum Indonesia TMII.
Di event yang berlangsung dari 12-14 Oktober 2015 tersebut, pengunjung dapat mengunjungi beberapa stan, termasuk Museum Prangko Indonesia. Di stan tersebut dipamerkan prangko prisma dengan berbagai gambar, termasuk Tari Ngremo dari Jawa Timur dan Gending Sriwijaya dari Sumatera Selatan. Prangko tersebut diterbitkan Pos Indonesia pada 1 Oktober 1992.
Kemudian, terdapat juga prangko tarian daerah seperti Mengaup, Topeng, Angin Mamiri, Pisok dan Bidu yang diterbitkan 27 Oktober 1994 oleh Pos Indonesia. Selain itu, Prangko Pakaian Pengantin Daerah dari Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Riau, Sulawesi Utara dan Irian Jaya. Prangko ini diterbitkan Pos Indonesia pada 15 Juni 1991.