BANYAK makanan yang diolah menggunakan umbi-umbian, khususnya makanan tradisional khas Indonesia.
Berikut jenis umbi-umbian yang memiliki rasa dan manfaat yang berbeda dan paling populer di Indonesia, Senin (28/9/2015).
Ubi jalar
Ubi jalar banyak dimanfaatkan menjadi makanan yang umumnya kue. Ada tiga jenis ubi jalar yang banyak dibudidayakan di Indonesia yakni ubi jalar putih, merah dan ungu. Ketiganya kerap dijadikan olahan makanan yang bercita rasa manis. Ubi merupakan salah satu sumber karbohidrat yang bisa menggantikan fungsi nasi. Ubi menjadi makanan nikmat bahkan hanya diolah dengan cara sederhana seperti direbus atau digoreng.
Singkong
Singkong atau ubi kayu atau ketela pohon sering mendapat julukan roti sumbu di Jawa. Meskipun banyak mengandung karbohidrat, singkong adalah jenis makanan yang miskin protein. Singkong bisa dimakan setelah dimasak terlebih dahulu hingga matang. Berbagai olahan berbahan dasar singkong, bahkan singkong kini telah dikembangkan dengan cara diolah menajdi tepung yang bisa menggantikan fungsi terigu. Di daerah pedesaan, masyarakat kerap menjadikan singkong rebus sebagai menu andalan saat sarapan.
Talas
Sebagian masyarakat menganggap talas sebagai makanan camilan namun di sebagian daerah di Indonesia talas dijadikan makanan pokok. Sama halnya dengan jenis umbi lain, talas juga memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi. tak hanya umbinya yang bisa dimanfaatkan sebagai makanan, daun talas juga tak jarang kerap dijadikan masakan.
Kentang
Tak hanya di Indonesia, kentang hampir ditaman di seluruh dunia. penduduk eropa dan amerika serikat memanfaatkan kentang sebagai makanan pokok. Kentang juga kerap dijadikan camilan dengan cara dibuat keripik yang renyah. Rasa kentang yang lezat dan teksturnya yang lembut menjadikan kentang cocok dijadikan berbagai olahan makanan.
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.