3. Menurut seorang peneliti James Fynn, pikiran bekerja seperti otot, memerlukan olahraga kognitif. Belajar lebih dari satu bahasa dapat "melenturkan" otot-otot otak dan juga membangunnya. Di sebuah penelitian, anak-anak yang menguasai bahasa kedua mempunyai area abu-abu lebih besar dibanding yang tidak. Area abu-abu ini berfungsi untuk memproses informasi termasuk ingatan dan sensor persepsi.
Nah, sudah tidak ada keraguan lagi bagi Anda untuk memasukkan anak ke tempat les bahasa. Berikut ini tempat les bahasa asing rekomendasi Grivy untuk Anda:
Kiddo