Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah di Balik Patung Raja Lombok Museum Nasional

Helmi Ade Saputra , Jurnalis-Selasa, 19 Mei 2015 |07:00 WIB
Kisah di Balik Patung Raja Lombok Museum Nasional
Kisah pilu patung raja Lombok di Museum Nasional (Foto: Helmi/Okezone)
A
A
A

Patung dengan rambut hanya di dua sisi kepala ini menyorot tajam ke depan. Kedua alis yang naik dan bibir berlipat mengisyaratkan penggambaran sosok yang tegas.

Sementara itu, penampilan Raja Ratu Agung Agung Gede Ngurah Karangasem juga cukup unik. Patung ini mengenakan baju seperti blazer hitam dan dalaman kemeja putih. Selain itu, patung ini memakai celana pendek bermotif kotak-kotak merah.

Terlepas dari penampilan patung ini yang menarik, ternyata juga ada sejarah di belakangnya. Setelah kerajaannya hancur pada pertempuran di Cakranegara, Lombok Barat, Raja Ratu Agung Agung Gede Ngurah Karangasem ditawan Belanda dan diasingkan ke Batavia pada 1894, tepatnya di daerah Tanah Abang.

Baru setahun dalam pengasingannya di Batavia, Raja Ratu Agung Agung Gede Ngurah Karangasem akhirnya meninggal dunia. Menurut sejumlah sumber sejarah, jenazahnya dimakamkan di Karet.

(Yogi Cerdito)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

Halaman:
Lihat Semua
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Banner
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Terpopuler
Advertisement