Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Usia Bebek Pengaruhi Tekstur Dagingnya

Devi Setya Lestari , Jurnalis-Senin, 20 April 2015 |05:15 WIB
Usia Bebek Pengaruhi Tekstur Dagingnya
Contoh bebek kaleyo (Foto:Goodfoodgoodlife)
A
A
A

MASAKAN berbahan dasar bebek memang banyak disukai. Namun, banyak yang malas mengolah bebek sendiri dengan alasan yang bermacam-macam. Memang benar mengolah bebek harus mengerti betul cara pengolahannya karena jika tidak, bebek yang dimasak akan tetap memiliki tekstur daging yang alot, keras bahkan berbau amis.

Menurut Chef Hendra, seorang executive chef di Bali National Golf Club, tekstur bebek dipengaruhi oleh usia bebek yang diolah tersebut. Semakin tua usia bebek maka akan semakin keras dan alot dagingnya saat diolah.

Chef Hendra mengatakan bebek yang paling pas untuk dibuat olahan masakan adalah bebek yang usianya sekitar tiga bulan.

“Bebek yang muda memang memiliki tekstur daging yang empuk namun dagingnya belum terlalu tebal, sebaliknya bebek yang sudah tua memang memiliki daging cukup tebal namun teksturnya keras,” bebernya kepada Okezone melalui pesan elektronik.

Tapi bukan berarti bebek tua tidak dapat diolah menjadi masakan. Daging bebek muda sangat tepat jika dibuat olahan yang menggunakan teknik dipanggang, digoreng ataupun dibakar. Sedangkan daging bebek tua tepat dijadikan hidangan yang membutuhkan pengolahan seperti direbus atau dikukus.

“Untuk masakan dipanggang, goreng atau bakar bisa gunakan bebek muda. Bebek tua juga masih bisa diolah misalnya untuk direbus atau dikukus,” tutupnya.

(Santi Andriani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement