Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pedas Gurihnya Pendap Bengkulu sampai ke Mancanegara

Demon Fajri , Jurnalis-Selasa, 14 April 2015 |11:59 WIB
Pedas Gurihnya Pendap Bengkulu sampai ke Mancanegara
Pendap atau ikan pais makanan khas Bengkulu (Foto:Demon/Okezone)
A
A
A

BERWISATA ke Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, akan terasa kurang jika belum mencicipi kuliner khasnya. Kota yang menyimpan berbagai kuliner ini punya ragam makanan yang bisa menggoyang lidah Anda. Salah satunya, yaitu pendap atau ikan pais.

Oleh-oleh makanan khas Bengkulu ini telah menembus pasaran sejumlah kota di Indonesia, seperti Jakarta, Lampung, Palembang, Pangkal Pinang, dan Jambi. Bahkan, makanan yang memiliki rasa pedas dan gurih ini, juga telah menembus pasaran mancanegara, mulai dari Australia, Belgia, Jepang dan negara lainnya.

Tidak hanya itu, makanan khas yang menjadi ulam nasi putih ini, diketahui juga menjadi langganan Mantan Presiden Megawati Soekarnoputri. Tak kalah menariknya, Top Chef Indonesia, Farah Farhanah Quinn atau yang akrab disapa Farah Quinn, telah mencicipi secara langsung pendap.

Adalah Fatmawati (61), warga Kelurahan Pasar Bengkulu, Kecamatan Sungai Serut, Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, salah satu pembuat olahan pendap atau ikan pais di Bengkulu.

''Biasanya setiap tiga bulan sekali ibu Megawati memesan pendap dari tempat saya. Waktu itu Farah Quinn, sempat datang ke rumah saya, untuk melihat secara langsung proses pembuatan pendap serta mencicipi pendap masakan khas Bengkulu,'' kata Fatmawati yang akrab disapa Cik Timah, saat ditemui Okezone di kediamannya, Selasa (14/4/2015).

Untuk membuat ikan pais, terang Cik Timah, membutuhkan bahan berupa, kelapa muda, asam pede, laos, kunyit, kemiri, ketumbar, bawang putih, bawah merah, daun jeruk purut, kelapa rendang, cabai, ikan gebur atau bisa diganti dengan ikan jemiin, ikan kakap merah dan ikan terusan. Sementara bahan lainnya yang juga diperlukan yaitu daun pisang dan daun talas untuk membungkus, serta tali rapiah untuk mengikat.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement