Oleh karenanya, kisah piluh yang terjadi 200 tahun silam itu terus membekas di kalangan masyarakat Pulau Sumbawa, dan NTB pada umumnya. Cerita dari mulut ke mulut tentang letusan Gunung Tambora tersebut seolah tidak berkesudahan.
Masyarakat Sumbawa dan NTB pada umumnya sulit melupakan kisah letusan Gunung Tambora pada tahun 1815 tersebut. Kini, penduduk setempat selalu mengenang peristiwa tersebut untuk selalu mawas diri.
Sadar hal tersebut, maka memasuki 200 tahun meletusnya Gunung Tambora perlu diperingati secara khusus. Memasuki bulan April event pariwisata “Tambora Menyapa Dunia” akan digelar dan puncaknya pada 11 April di kawasan Gunung Tambora. (jjs)
(Yogi Cerdito)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.