BERKEMBANGNYA zaman membawa kebaya ke gaya yang lebih modern. Namun, kini kebaya sedang mengalami tren yang diadaptasi dari tradisi sebelumnya, yakni, menggunakan bahan beludru.
Kebaya dengan bahan beludru, asalnya merupakan kebaya para pengantin perempuan dari Solo, Jawa Tengah. Kini, kebaya tersebut menjadi tren dengan penyesuaian yang lebih modern dan menarik.
"Sekarang untuk kebaya pernikahan yang sedang tren itu kebaya beludru, namun kebaya ini dikembangkan dengan gaya melalui detail payet dan potongan yang lebih modern," kata Lucia Tan, make up director Puspita Martha kepada Okezone pada Culinary Wedding Festival 2015 di Sasana Kriya, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Sabtu 7 Maret 2015.
Meskipun memiliki nuansa khas Jawa, kebaya pengantin ini memiliki sentuhan modern yang bisa digunakan untuk adat daerah lain. Jika disesuaikan, kebaya beludru ini akan tampil mewah dalam adat tradisi daerah masing-masing pengantin.
"Tidak hanya untuk adat Jawa, kebaya ini bisa dipasangkan dengan kain songket dari daerah-daerah lain. Sehingga tampilannya akan tampak seperti busana dari daerah asal, apalagi jika dipadankan dengan riasan wajah dan rambut," simpul Lucia Tan.(ndr)
(Tuty Ocktaviany)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.