Tidak ketinggalan, ada kue keranjang kukus (Imlek cake with coconut). Dalam bahasa Mandarinnya, nian gao, memiliki bentuk asli lebih mirip lontong dan cita rasanya tawar.
“Namun di Indonesia karena pengaruh lokal, berubah menjadi manis dan cokelat warnanya karena gula yang terkaramelisasi. Disebut kue keranjang karena dulu dicetaknya dalam keranjang-keranjang kecil dari anyaman bambu,” jelas Chef Henry. Kue ini melambangkan kebersamaan dan kekompakan.
General Manager Mal Ciputra Ferry Irianto mengatakan, bahwa perayaan Imlek bukan semata pergantian kalender tahun China. "Kami ingin mengajak para pengunjung merasakan pengalaman dan sensasi beda dari perayaan Imlek yang diawali dengan makan bersama, menandakan ikatan kekeluargaan yang harmonis,” imbuhnya.
Selain mengajak untuk mengenal makanan khas Imlek, pusat perbelanjaan juga menggelar berbagai hiburan lainnya, seperti pertunjukkan tari dari Tiongkok dan seni wayangnya.(ndr/yac)
(Tuty Ocktaviany)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.