PEMERIKSAAN genetik diperlukan untuk melacak kemungkinan buruk gangguan kesehatan yang tidak diharapkan dari sebuah pernikahan. Hal ini penting bagi calon pengantin dari kemungkinan mengidap penyakit tertentu seperti talasemia. Pasalnya, penyakit tersebut memiliki gen pembawa sifat talasemia yang bisa diturunkan kepada anak.
"Talasemia adalah penyakit genetik, makanya kalau mau menikah dan punya anak, periksa dulu darahnya (pasangan-red). Jangan sampai antara talasemia mayor ketemu sama penderita talasemia mayor, karena anaknya pasti mayor," beber Direktur Rumah Sakit Sentra Medika Cimanggis drg Suherman kepada Okezone.
Menurut drg Suherman, minimnya pengetahuan akan penyakit genetik tersebut menjadi salah satu faktor meningkatnya jumlah penderita talasemia. Pengucilan penderita talasemia dari masyarakat membuat penderita menikah dengan sesama penderita. Padahal, pernikahan tersebut memicu lahirnya anak yang secara otomatis menderita talasemia.
Ia juga mengimbau penderita talasemia tipe mayor tidak menikah sesama penderita tipe yang sama. Selain tipe mayor, ada juga talasemia minor. Lantas apa perbedaan talasemia mayor dengan minor?