Pembuatan plang itu menghabiskan dana yang cukup, yakni Rp 180 juta. "Habisnya Rp 180 juta," imbuhnya.
Adanya papan nama tersebut juga untuk mempertegas keberadaan pantai. Sebab, banyak pantai yang tidak memiliki plang.
"Ada plang itu menjelaskan identitas, misal wisatawan berfoto di depan papan nama, artinya dia menginjakkan kaki di Parangtritis," sebutnya.
Bambang menyebut pembuatan papan nama di bulan Desember itu bertepatan dengan libur panjang bagi pelajar dan momen pergantian tahun. Wisatawan, baik domestik dan mancanegara, diprediksi akan memadati objek wisata Pantai Parangtritis karena bertepatan dengan libur Natal 2014.
"Ini untuk menyambut pengunjung yang berwisata pada libur Natal dan Tahun Baru 2015," pungkasnya. (yac)
(Tuty Ocktaviany)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.