BECAK merupakan transportasi di Banda Aceh. Becak di Banda Aceh tidak digenjot, melainkan menggunakan sepeda motor serta kursi penumpang berada di sisi kiri.
Ironisnya, beberapa supir becak justru mengeluh dengan semakin banyaknya turis berdatangan ke Banda Aceh. Hal ini karena kebanyakan turis datang menggunakan jasa travel atau akomodasi yang disediakan oleh pihak perhotelan.
“Sekarang banyak hotel menyediakan akomodasi transportasi dengan bis besar berkeliling kota, sehingga penumpang kami berkurang di sekitar hotel,” keluh supir becak, Anto kepada Okezone di Banda Aceh, baru-baru ini.
Lalu, apakah Pemerintah Kota Banda Aceh mengatur hal tersebut mengingat becak merupakan salah satu daya tarik wisata? Di kesempatan lain, Walikota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal mengatakan pemerintah kota sebenarnya sudah membuat data base mendata jumlah supir becak.
“Memang kita belum atur sampai sedemikian rupa, namun kita tetap menyiapkan pangkalan-pangkalan becak di berbagai titik. Tetapi, rata-rata turis mancanegara ingin menikmati duduk di becak sambil berkeliling melihat pemandangan,” tutupnya.
(Johan Sompotan)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.