BANTEN - Meski baru berusia muda, Museum Negeri Banten sudah ingin menjadi sebuah museum yang menampilkan sentuhan berbeda. Seperti apa?
“Salah satu misi dari museum ini adalah mengenalkan budaya bangsa antardaerah dan antarbangsa,” kata Tasrief Adrianto, Kasi Museum Negeri Banten, ketika ditemui Okezone di kantornya, belum lama ini.
Dia menambahkan bahwa tak hanya budaya Banten yang akan diputarkan melalui film, juga kebudayaan daerah lain yang selama ini belum banyak diketahui pengunjung. Sebut saja, belum lama pihaknya memutarkan kesenian dari Kalimantan. Ternyata, katanya, Kalimantan juga memiliki kesenian mirip debus, namun lebih mengerikan.
“Nah, kesenian yang seperti ini yang akan kita kenalkan juga kepada pengunjung,” tambahnya.
Dia berharap bahwa misi yang diemban saat ini mampu menarik pengunjung lokal maupun asing untuk datang ke Museum Negeri Banten. Meski belum lama berdiri, dirinya cukup optimistis museum ini mampu bersaing dengan museum yang sudah ada lebih dulu.
Museum Negeri Banten sendiri berada dalam naungan lembaga Balai Budaya Banten yang merupakan Unit Pelakasana Teknis Dinas (UPTD) Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Banten yang dibentuk berdasarkan Peraturan Gubernur Banten Nomor 12 Tahun 2012.
(Fitri Yulianti)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.