PENAMPILAN Baguzt memang tak seperti seorang chef pada umumnya. Namun siapa sangka berkat tatonya, pria ini justru dapat meraih hati para pemirsa.
Sosok pria penuh tato ini mencuat namanya berkat kompetisi MasterChef Indonesia. Kepiawaiannya dalam mengolah makanan dipadu dengan penampilan ala rocker membuat Baguzt tampil sebagai sosok yang mencuri perhatian.
“Saya mulai bertato sejak 2002, dulu sih ingin terlihat beda saja. Selain itu, punya tato kelihatannya keren,” tutur pria asal Surabaya ini saat berkunjung ke redaksi Okezone di Gedung HighEnd, Kebon Sirih, Jakarta, belum lama ini.
Diceritakan Baguzt, keinginannya untuk memiliki tato sempat ditentang oleh ibundanya.
“Waktu mama pergi ke Amerika, saya baru bikin tato. Saat melihat foto saya yang sudah bertato, mama kaget. Karena sejak awal berangkat, dia sudah bilang supaya saya jangan ditato,” terang pria 29 tahun ini.
Rupanya, larangan ibunda tak membuatnya menyesal untuk memiliki tato. Bahkan, dirinya justru terpacu untuk menambah koleksi tatonya. Adapun mengenai pilihan tatonya, pria yang sempat membuat Chef Juna menangis ini punya kesukaan tersendiri.
“Saya lebih suka kartun sih, ada yang bergambar joker, astroboy, juga daun semanggi. Pada intinya, saya memang suka menggambar,” imbuhnya.
Kecintaannya pada seni merajah tubuh ini pun semakin berkembang. Selain menjadi chef, dirinya juga berprofesi sebagai tattoo artist, bahkan memiliki studio tato sendiri.
(Tuty Ocktaviany)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.