Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Choky: Rambut Tak Hanya Mahkota Wanita

Birgitta Ajeng Destika , Jurnalis-Selasa, 27 Maret 2012 |20:17 WIB
Choky: Rambut Tak Hanya Mahkota Wanita
Choky Sitohang (Foto: Kapanlagi)
A
A
A

RAMBUT bukan hanya mahkota milik wanita saja, melainkan pria. Karenanya, Choky Sitohang selalu berupaya tampil dengan tata rambut nan gaya.
 
Kepedulian Choky untuk tampil dengan tata rambut menarik membuahkan hasil yang positif. Di ajang Johnny Andrean Award, presenter tampan ini meraih penghargaan untuk kategori The Best Hair Do for Male Presenter.
 
Dalam ajang penghargaan yang diadakan di The Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta, Senin (26/3/2012) malam, Choki mengaku bahwa penghargaan yang dia raih tak terlepas dari jasa ibunya.
 
“Ini semua berkat ibu saya, ibu saya yang mengajarkan saya menata rambut dengan baik,” ucapnya saat menerima piala 7th Johnny Andrean Awards 2012.
 
Selain itu, menurut Choki, penghargaan ini telah membuktikan bahwa rambut bukan hanya mahkota untuk wanita.
 
“Penghargaan malam ini juga membuktikan bahwa rambut bukan hanya mahkota bagi wanita, tapi juga untuk pria,” ucapnya seraya tersenyum.
 
Johnny Andrean Award adalah sebuah ajang penghargaan yang dianugerahkan kepada insan seni yang turut memajukan dunia kecantikan di Indonesia. Ajang penghargaan kali ini mengangkat tema “The Sound of Beauty”.
 
Pemilihan dan penilaian pemenang The 7th Johnny Andrean Awards 2012 merupakan hasil diskusi bersama dari para dewan juri yang telah dipilih dalam berbagai bidangnya. Dewan juri tersebut terdiri dari Tina Andrean (Desainer), Gusnaldi (Make Up Artist), Dean Syahmedi (Writers), Kleting (Desainer) dan Nurulita Maulana (Fotographer).

(Tuty Ocktaviany)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement