PERSAINGAN dalam berbisnis itu wajar terjadi, seperti yang dialami Yongki Komaladi. Menurut pengusaha dan perancang sepatu ini, adanya persaingan membuat bisnis menjadi lebih seru.
Namun Yongki mengaku dalam berbisnis tidak melulu mencari keuntungan, tapi memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen.
“Pengusaha sebaiknya jangan selalu memikirkan keuntungan. Terpenting bagi saya, apa yang dapat diberikan kepada konsumen. What we can give to other people. Yaitu kreativitas,” kata Yongki Komaladi kepada okezone di workshop pribadinya, Jalan Alaydrus No.30, Jakarta Pusat, belum lama ini.
Hal ini juga yang menyebabkan Yongki Komaladi lebih memilih Usaha Kecil dan Menengah (UKM) ketimbang pabrik untuk menciptakan karya-karyannya. Baginya, UKM memungkinkan model sepatu yang berbeda dari segi karakter maupun desainnya. Bahkan, banyak pekerja di UKM miliknya yang sudah dapat berangkat ke Tanah Suci, hidup sejahtera, dan lainnya.
“Itu kebanggaan saya. Melalui bisnis sepatu ini, saya dapat berbagi rezeki pada banyak orang. Mulai dari pengrajin sepatu hingga kurir, semuanya kebagian rezeki,” tutupnya.
(Tuty Ocktaviany)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari