Li menyarankan untuk membiasakan diri berjalan kaki setidaknya 5.000 langkah setiap hari. Ia sendiri tetap berusaha memenuhi target tersebut meskipun memiliki kesibukan pekerjaan. Jika pada hari kerja belum sempat banyak bergerak, waktu akhir pekan bisa dimanfaatkan untuk menambah aktivitas fisik.
Li menjelaskan bahwa emosi dan kondisi psikologis dapat memengaruhi sistem endokrin tubuh. Kecemasan, stres, dan ketegangan yang berlangsung dalam waktu lama berpotensi mengganggu keseimbangan hormon dan memengaruhi kadar gula darah.
Karena itu, ia menyarankan untuk menjaga suasana hati tetap positif. Ketika merasa tertekan atau suasana hati sedang buruk, seseorang bisa mencoba mengalihkan perhatian dengan mendengarkan musik, membaca buku, atau berbincang dengan keluarga dan teman.
Meski begitu, pola makan sehat, olahraga, dan pengelolaan stres tetap perlu disertai pemeriksaan kesehatan secara berkala. Bagi orang yang memiliki diabetes atau gangguan gula darah, pengaturan pola makan dan aktivitas fisik sebaiknya disesuaikan dengan anjuran tenaga medis.
(Agustina Wulandari )