Selain L-theanine, jumlah kafein juga dapat memengaruhi efek yang dirasakan tubuh setelah mengonsumsi matcha atau kopi.
Dalam satu porsi, sekitar ukuran 2 gram bubuk matcha atau 1 sendok teh biasanya mengandung sekitar 70 miligram kafein, sementara kopi mengandung sekitar 100 miligram. Tapi, perlu diingat, jumlah tersebut bisa berbeda tergantung jenis minuman dan takarannya.
Sheth mengatakan, kombinasi kafein dan L-theanin di dalam matcha membuat peningkatan kewaspadaan terasa lebih bertahap. Efek matcha bahkan dapat bertahan selama tiga hingga enam jam, tergantung pada masing-masing orang. Dengan begitu, matcha bisa membantu seseorang tetap waspada tanpa mengalami sensasi peningkatan energi yang terlalu mendadak.
Walaupun bisa menjadi alternatif pengganti kopi, bukan berarti matcha sama sekali tidak memiliki efek samping akibat kafein. Apabila kamu sensitif terhadap kafein, jangan lupa untuk memperhatikan jumlah dan waktu konsumsinya.
(Agustina Wulandari )