Menkes Kirim 137 Ribu Masker N95 ke Palangka Raya, Upaya Lindungi Masyarakat Terdampak Karhutla

Niko Prayoga , Jurnalis
Senin 26 Oktober 2026 06:05 WIB
Penanganan Kemenkes untuk terdampak karhutla. (Foto: dok Kemenkes)
Share :

Apabila harus beraktivitas di luar ruang, masyarakat disarankan memakai masker N95 dengan benar agar mendapat perlindungan optimal.

“Kalau tidak perlu, jangan keluar rumah, terutama balita, ibu hamil, dan orang tua. Kalau memang harus keluar, gunakan masker N95 dan pastikan dipakai dengan benar agar tidak ada celah dari sisi atas, bawah, maupun samping,” ujar Budi dalam keterangan resminya, dikutip Minggu (25/10/2026).

Ia menjelaskan bahwa partikel halus PM2.5 dalam kabut asap berisiko masuk ke saluran pernapasan hingga paru-paru. Oleh sebab itu, selain mengurangi durasi paparan di luar ruangan, masyarakat diminta mewaspadai gejala gangguan pernapasan dan segera melapor ke fasilitas kesehatan jika kondisi memburuk.

Puskesmas sebagai Layanan Medis Awal

Guna mengoptimalkan pengurangan paparan, Kemenkes meminta tenaga kesehatan di puskesmas untuk aktif memberikan edukasi terkait bahaya kabut asap, tata cara penggunaan masker, dan mengenali gejala penyakit. Puskesmas difungsikan sebagai benteng utama layanan medis awal bagi masyarakat.

“Sebagian besar ISPA bisa dirawat di rumah dengan istirahat dan minum air yang cukup. Namun, kalau mulai mengalami sesak napas, segera datang ke puskesmas. Jika kondisinya lebih berat, seperti pneumonia atau penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) yang memburuk, pasien harus dirujuk ke rumah sakit,” jelasnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya