“Aku ingin dia masuk agar tidak kehujanan. Namun, aku melihat ada kamera yang merekam kami dan merasa malu karena masalah pribadi kami bisa dilihat banyak orang,” ungkapnya.
Mengetahui banyak pengunjung lain yang merekamnya, wanita itu pun mengaku merasa malu. Ia menegaskan bahwa rasa malu yang dimaksud bukan karena malu memiliki pacar atau terlihat bersama pria tersebut.
Ia hanya merasa tidak nyaman karena persoalan pribadi mereka direkam oleh orang lain. “Aku ingin menegaskan bahwa aku bukan malu memiliki dia atau malu terlihat bersamanya. Aku hanya merasa tidak nyaman karena kejadian pribadi kami direkam,” lanjutnya.
Menurut perempuan itu, sang pacar sempat menyuruhnya masuk terlebih dahulu sementara dirinya menenangkan diri di luar. Namun, ia memilih tetap berada di sana karena tidak tega meninggalkan pacarnya sendirian di tengah hujan.
Setelah itu, keduanya akhirnya berbicara baik-baik mengenai perasaan masing-masing. Mereka mencoba memahami sudut pandang satu sama lain hingga menemukan jalan keluar atas persoalan yang terjadi.
Ketika seorang karyawan meminta mereka masuk, keduanya akhirnya meninggalkan tempat tersebut. Perempuan itu menegaskan bahwa keputusan tersebut bukan karena malu ataupun takut direkam, melainkan karena masalah di antara mereka sudah selesai dan mereka juga merasa kedinginan.