Kulit Alpukat Jangan Dibuang, Bisa Dipakai untuk Menyuburkan Tanaman

Nurrizka Nasywa Tsabitah, Jurnalis
Selasa 13 Oktober 2026 07:05 WIB
Ilustrasi kulit alpukat untuk menyuburkan tanaman. (Foto: dok Magnific)
Share :

JAKARTA - Bagi yang suka berkebun, ada banyak bahan alami di sekitar rumah yang ternyata bisa dimanfaatkan untuk merawat tanaman. Salah satunya adalah kulit buah yang sering kali langsung dibuang setelah dikonsumsi, seperti kulit alpukat.

Dilansir dari Southern Living, kulit alpukat kaya akan mineral, seperti kalium, kalsium, zat besi, magnesium, dan zinc. Di antara semua nutrisi, umumnya kalium lebih dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan tanaman yang kokoh sekaligus meningkatkan ketahanannya terhadap penyakit.

Meski begitu, kebutuhan nutrisi setiap tanaman bisa berbeda, tergantung pada jenis tanaman dan kondisi tanah. Tanah berpasir atau sangat asam cenderung kekurangan kalsium dan magnesium, sedangkan tanah basa dapat memiliki ketersediaan zat besi yang lebih rendah. 

Kekurangan zat besi bahkan bisa menyebabkan klorosis, yaitu kondisi ketika daun menguning. Karena itu, penting untuk mengetahui kondisi tanah sebelum menambahkan kompos atau pupuk agar kebutuhan nutrisi tanaman terpenuhi dengan baik.

Mengolah Kulit Alpukat untuk Kompos

Lantas, bagaimana cara mengolah kulit alpukat agar bisa dimanfaatkan sebagai kompos? Berikut beberapa langkah yang bisa dicoba.

1. Jangan Langsung Buang ke Tanah

Walaupun bermanfaat bagi tanaman, kulit alpukat sebaiknya tidak langsung dibuang ke tanah. Kulit perlu terurai terlebih dahulu agar nutrisinya bisa diserap oleh akar tanaman. 

Selain itu, membuang kulit alpukat langsung ke tanah juga berpotensi menarik hama. Maka dari itu, sebaiknya masukkan kulit alpukat ke tempat pengomposan terlebih dahulu.

2. Potong Kulit Alpukat Jadi Bagian Kecil

Kulit alpukat memiliki tekstur berserat, sehingga proses penguraiannya cenderung lebih lama. Untuk mempercepat prosesnya, potong kulit alpukat menjadi bagian-bagian kecil.

Kulit alpukat juga bisa diblender agar lebih mudah dan ukurannya lebih halus. Setelah itu, masukkan kulit alpukat ke tumpukan kompos dan biarkan terurai dengan bahan organik lainnya

3. Kulit yang Belum Terurai Bisa Digunakan Kembali

Kulit alpukat yang tidak dipotong kecil-kecil mungkin membutuhkan lebih dari satu siklus pengomposan hingga benar-benar terurai.

Sebelum kompos digunakan, saring kulit alpukat untuk memisahkan bagian yang masih utuh atau belum terurai sempurna. Potongan tersebut bisa dimasukkan kembali ke tumpukan kompos agar proses penguraiannya berlanjut.

Nah, buat Okezoners yang suka berkebun, kulit alpukat bekas bikin jus jangan langsung dibuang, ya. Lakukan cara di atas agar tanamanmu lebih subur. Selamat mencoba!

(Agustina Wulandari )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya