Keluarga Punya Peran Penting dalam Pemulihan Skizofrenia, Kenali Langkah yang Perlu Dilakukan

Djanti Virantika, Jurnalis
Kamis 08 Oktober 2026 10:05 WIB
Keluarga punya peran bantu penyembuhan skizofrenia. (Foto: Freepik)
Share :

3. Stigma Bisa Menghambat Pengobatan

Anto mengatakan stigma terhadap gangguan kesehatan jiwa masih menjadi salah satu persoalan yang perlu diatasi. Tidak sedikit keluarga yang merasa malu membawa anggota keluarganya ke psikiater atau mengakses layanan psikologi.

Bahkan, berdasarkan pengalamannya mendampingi komunitas, ia menemukan kasus ketika keluarga justru melarang anggota keluarganya mengonsumsi obat yang telah diberikan tenaga medis. Karena itu, edukasi mengenai kesehatan jiwa dinilai penting agar masyarakat paham gangguan jiwa merupakan kondisi kesehatan yang butuh perhatian dan penanganan, bukan sesuatu yang harus disembunyikan.

“Stigma itu sedemikian di mana-mana. Karena menurut berbagai ahli itu menyebutkan bahwa stigma itu justru menjadi penghalang terbesar dari proses help seeking, proses mencari pertolongan menuju pengobatan,” jelas Anto.

4. Orang dengan Skizofrenia Perlu Diperlakukan Setara

Anto juga menekankan pentingnya mengubah cara pandang masyarakat terhadap orang dengan gangguan kesehatan jiwa. Menurutnya, seseorang yang mengalami skizofrenia tetap memiliki martabat yang sama dengan orang lain.

Kondisi kesehatan jiwa tidak seharusnya menjadi alasan seseorang mendapatkan perlakuan yang berbeda atau direndahkan. Ia mengibaratkan gangguan jiwa seperti kondisi kesehatan lainnya, misalnya diabetes atau kanker, yang juga membutuhkan pengobatan dan dukungan.

“Seperti orang yang mengalami diabetes, seperti orang yang mengalami kanker, seperti orang yang mengalami masalah kesehatan yang lain, harusnya diberlakukan seperti itu,” tutur Anto.

5. Apa yang Bisa Dilakukan Keluarga Setelah Pasien Pulang?

Setelah menjalani pengobatan dan diperbolehkan pulang, dukungan keluarga tetap dibutuhkan. Pemulihan tidak berhenti ketika seseorang keluar dari rumah sakit atau kondisi gejalanya mulai membaik.

Keluarga perlu membantu memastikan anggota keluarga tetap mendapatkan perawatan sesuai anjuran tenaga kesehatan. Jika pasien mendapatkan obat, penggunaannya perlu mengikuti petunjuk dokter dan tidak dihentikan atau diubah secara sepihak.

Keluarga juga perlu memperhatikan perubahan kondisi dan perilaku yang muncul. Jika terdapat tanda-tanda kekambuhan atau kondisi memburuk, keluarga sebaiknya segera berkonsultasi kembali dengan tenaga kesehatan.

Hal tidak kalah penting, lingkungan rumah perlu dibuat aman dan suportif. Komunikasi yang baik, penerimaan, serta menghindari pemberian label negatif dapat membantu seseorang menjalani proses pemulihan dengan lebih baik.

(Djanti Virantika)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya