Mengenal Penyakit Herpes Zoster yang Dialami Winter AESPA

Djanti Virantika, Jurnalis
Selasa 06 Oktober 2026 21:05 WIB
Winter Aespa. (Foto: Instagram/@imwinter)
Share :

4. Apakah Herpes Zoster Menular dan Berbahaya?

Herpes zoster tidak menular kepada orang lain dalam bentuk herpes zoster. Namun, seseorang yang sedang mengalami herpes zoster dapat menularkan virus varicella-zoster kepada orang yang belum pernah terkena cacar air atau belum mendapatkan vaksin cacar air. Orang yang tertular tersebut dapat mengalami cacar air.

Penularan terutama dapat terjadi melalui kontak dengan cairan dari lepuhan. Karena itu, penderita sebaiknya menutup area ruam dan menghindari kontak dekat dengan orang yang rentan sampai lepuhan mengering.

Sebagian besar penderita herpes zoster dapat pulih tanpa komplikasi serius. Namun, penyakit ini tetap perlu mendapatkan perhatian karena dapat menyebabkan komplikasi.

Komplikasi yang paling umum adalah postherpetic neuralgia, yaitu nyeri saraf yang bertahan setelah ruam menghilang. Nyeri tersebut dapat berlangsung selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun pada sebagian penderita.

Komplikasi lainnya dapat berupa infeksi bakteri pada kulit, gangguan penglihatan jika virus menyerang area mata, gangguan pendengaran, kelumpuhan wajah, ensefalitis, vertigo, hingga pneumonia. Herpes zoster yang mengenai area mata perlu segera mendapatkan penanganan medis karena dapat mengganggu penglihatan.

5. Bagaimana Cara Mengobatinya?

Dokter dapat memberikan obat antivirus untuk membantu mempercepat proses pemulihan dan mengurangi risiko komplikasi. Beberapa obat antivirus yang umum digunakan untuk herpes zoster antara lain acyclovir, famciclovir, dan valacyclovir.

Obat pereda nyeri juga dapat digunakan sesuai anjuran tenaga kesehatan. Penanganan sebaiknya dilakukan sesegera mungkin setelah gejala muncul. Pengobatan antivirus yang dimulai dalam beberapa hari pertama dapat membantu mengurangi keparahan dan mempercepat pemulihan pada banyak pasien.

Herpes zoster dapat dicegah dengan vaksin. Salah satu vaksin yang digunakan adalah Shingrix. Vaksinasi terutama ditujukan untuk kelompok yang memiliki risiko lebih tinggi mengalami herpes zoster dan komplikasinya. Rekomendasi vaksinasi dapat berbeda berdasarkan usia, kondisi kesehatan, dan pedoman kesehatan di masing-masing negara.

6. Bagaimana dengan Kondisi Winter aespa?

Kabar mengenai Winter yang mengalami herpes zoster membuat penyakit ini kembali menjadi perhatian penggemar. Namun, detail mengenai kondisi medis seseorang tetap sebaiknya merujuk pada pernyataan resmi dari pihak yang bersangkutan atau agensinya.

Yang perlu dipahami, herpes zoster merupakan penyakit yang cukup umum dan dapat dialami seseorang yang sebelumnya pernah terkena cacar air. Penyakit ini juga tidak berarti seseorang mengalami kondisi yang mengancam nyawa.

Meski demikian, penanganan dini tetap penting, terutama apabila ruam muncul di sekitar mata atau disertai gejala berat. Jika mengalami gejala yang menyerupai herpes zoster, jangan mencoba mendiagnosis atau mengobatinya sendiri. Pemeriksaan dokter diperlukan untuk memastikan penyebab dan menentukan terapi yang sesuai.

(Djanti Virantika)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya