KULIT kepala gatal memang selalu bikin tidak nyaman. Baru beberapa menit beraktivitas, rasanya ingin terus menggaruk kepala.
Kalau sesekali, mungkin tidak jadi masalah besar. Namun, kalau terus terjadi dan disertai ketombe, kemerahan, atau kulit yang mengelupas, bisa jadi ada masalah lain pada kulit kepala.
Ada beberapa kondisi yang bisa menyebabkan kulit kepala terasa gatal, dilansir dari laman My Soda Australia. Mulai dari ketombe hingga reaksi terhadap produk rambut.
Ketombe menjadi salah satu penyebab kulit kepala gatal yang paling umum. Kondisi ini biasanya ditandai dengan munculnya serpihan kulit yang terlihat pada rambut atau pakaian.
Sementara itu, kulit kepala kering juga bisa menyebabkan rasa gatal dan iritasi. Bedanya, kulit kepala kering lebih berkaitan dengan berkurangnya kelembapan pada kulit.
Ketombe dan kulit kepala kering memang terlihat mirip. Ketombe biasanya menghasilkan serpihan kulit dan dapat disertai rasa gatal, sedangkan kulit kering terjadi ketika kulit kehilangan terlalu banyak air.
Kamu bisa pilih sampo yang sesuai dengan kondisi kulit kepala untuk mengatasinya. Jika mengalami ketombe, sampo antiketombe dapat digunakan sesuai petunjuk pada kemasan.
Hindari juga mencuci rambut menggunakan air yang terlalu panas. Air panas dapat membuat kulit kepala semakin kering.
Kalau kulit kepalamu gatal dan kemerahan, kamu mungkin mengalami psoriasis kulit kepala. Pada kondisi ini, sel-sel kulit tumbuh terlalu cepat sehingga menumpuk dan membentuk sisik pada permukaan kulit.
Psoriasis pada kulit kepala juga dapat menyebabkan rasa gatal, kering, bahkan sensasi seperti terbakar. Pada beberapa orang, kerontokan rambut sementara juga bisa terjadi.
Kalau menemukan tanda-tanda tersebut, sebaiknya jangan asal mengganti-ganti produk rambut. Periksakan kondisi kulit kepala ke dokter kulit agar penyebabnya bisa diketahui dan mendapat perawatan yang sesuai.
Sampo, pewarna rambut, conditioner, hingga produk styling tertentu dapat menyebabkan iritasi atau reaksi alergi pada sebagian orang. Reaksinya bisa berupa kulit kepala gatal, kering, mengelupas, atau muncul ruam.
Kalau rasa gatal mulai muncul setelah menggunakan produk baru, coba hentikan pemakaiannya. Perhatikan apakah kondisi kulit kepala kemudian membaik. Jika reaksinya cukup berat atau tidak kunjung membaik, segera konsultasikan dengan dokter kulit.
Selain mencari penyebabnya, kebiasaan sehari-hari juga perlu diperhatikan. Jangan terlalu sering mencuci rambut sampai minyak alami kulit kepala hilang. Tetapi terlalu jarang mencuci rambut juga bisa menyebabkan penumpukan minyak.
Pilih produk perawatan rambut yang sesuai dengan kondisi kulit kepala. Kalau kulit kamu sensitif, hindari produk yang membuat kulit terasa perih, panas, atau semakin kering.
Jangan terus-menerus menggaruk kulit kepala. Kebiasaan tersebut dapat membuat kulit semakin iritasi dan memperburuk kondisi yang sudah ada.
Jangan Anggap Semua Gatal karena Ketombe
Kulit kepala gatal memang sering dikaitkan dengan ketombe. Namun, penyebabnya bisa lebih beragam, mulai dari kulit kepala kering, psoriasis, sampai reaksi terhadap produk rambut.
Kalau rasa gatal terus muncul meski sudah mengganti produk dan memperbaiki rutinitas perawatan rambut, jangan dibiarkan begitu saja. Pemeriksaan dokter kulit dapat membantu menemukan penyebab dan perawatan yang tepat.
(Djanti Virantika)