JAKARTA - Beberapa orang menganggap menangis adalah lemahnya mental seseorang. Apalagi bagi laki-laki, menangis jadi sesuatu yang memalukan bagi sebagian orang. Padahal menangis ada manfaatnya.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa menangis itu ternyata ada manfaatnya untuk kesehatan. “Pertama, fungsinya sebagai detoks alami dengan kita mengeluarkan air mata tubuh kita bisa menurunkan hormon kortisol, ini adalah hormon stres,” ujarnya lewat video di akun Instagramnya, dikutip Rabu (30/9/2026).
Kedua, lanjutnya, hormon oksitosin dan hormon endofrin akan naik, dan ini adalah hormon-hormon yang meredakan nyeri fisik maupun nyeri hati. “Biasanya kalau habis nangis, kita semua gak rasa ngantuk kan? Karena menangis itu mengaktifkan saraf parasimpatik,” ucapnya.
Saraf parasimpatik membuat tubuh seseorang menjadi lebih relax. Budi mengingatkan, menangis itu bukan menandakan diri seseorang lemah, justru ini adalah teknik alami bisa mengurangi gejala-gejala overthinking yang membuat seseorang memiliki masalah kesehatan jiwa.
Seperti dikutip dari Medical News Today, sebuah studi tahun 2014 mengatakan, menangis memiliki efek menenangkan pada seseorang. Studi tersebut juga menjelaskan bagaimana menangis mengaktifkan sistem saraf parasimpatik yang membantu orang untuk rileks.