“Bagi siapa pun yang ternyata tidak dapat merawatnya, kami siap mengambilnya kembali dan memastikan mereka mendapatkan perawatan yang semestinya,” ungkap mereka.
Nuunu dan Rangga juga mengakui kejadian ini menjadi pelajaran bagi mereka. Menurut keduanya, niat untuk memberikan kesempatan kepada anak ayam agar dirawat dengan baik seharusnya dibarengi perencanaan yang lebih matang.
“Niat awal kami adalah memberikan kesempatan bagi anak-anak ayam tersebut untuk dirawat, tetapi kami memahami bahwa niat tersebut seharusnya diikuti dengan perencanaan dan tanggung jawab yang jauh lebih matang,” tulis mereka.
Di akhir klarifikasi, pasangan tersebut berterima kasih kepada orang-orang yang telah memberikan masukan mengenai pentingnya tanggung jawab terhadap makhluk hidup.
“Terima kasih kepada teman-teman yang sudah mengingatkan kami tentang pentingnya tanggung jawab terhadap setiap makhluk hidup. Kami menerima semua masukan, kritik, dan kekhawatiran yang disampaikan, dan sekali lagi kami mohon maaf,” pungkas Rangga dan Nunu.
(Agustina Wulandari )