Sebelum mulai memangkas, gunakan sarung tangan berkebun. Monstera mengandung kristal kalsium oksalat yang dapat menyebabkan iritasi pada kulit.
Gunakan gunting atau alat pemangkas yang tajam dan bersih. Potong batang dengan sudut sekitar 45 derajat. Alat yang tajam akan membantu menghasilkan potongan yang rapi sehingga batang tidak remuk atau robek.
Jika diperlukan, hormon perangsang akar dapat diberikan pada bagian yang dipotong untuk membantu proses pemulihan serta mengurangi risiko hama dan penyakit.
Periksa bagian daun dan batang tanaman. Daun yang mati, patah, atau menguning dapat dipangkas. Daun tua di bagian bawah juga bisa dibuang agar meningkatkan sirkulasi udara dan mengarahkan energi tanaman pada pertumbuhan daun baru. Potong daun sedekat mungkin dengan batang.
Daun yang menunjukkan tanda penyakit atau mengalami kerusakan parah akibat hama bisa dipotong. Namun, jika hama sudah menyerang lebih dari sepertiga bagian tanaman, sebaiknya tanaman ditangani dengan pengendalian hama daripada memangkas terlalu banyak bagian sekaligus.
Setelah memangkas bagian yang sakit atau terkena hama, bersihkan alat pemangkas menggunakan sabun dan air. Alat juga dapat dibersihkan dengan alkohol atau larutan pemutih yang terdiri dari satu bagian pemutih dan sembilan bagian air.