JAKARTA - Selama ini, beras identik dengan butiran putih yang pulen setelah dimasak. Beras jadi makanan pokok masyarakat Indonesia setelah diolah menjadi nasi. Tentu saja, beras punya kandungan gizinya yang berlimpah. Tapi yang sering dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia adalah beras putih biasa.
Padahal, beras ternyata punya banyak jenis dengan warna, bentuk, aroma, dan tekstur yang berbeda. Ada beras yang berwarna hitam, merah, hingga ungu. Ada juga yang bentuknya sangat panjang dan ramping. Yuk, kenali tujuh jenis beras yang tampilannya cukup berbeda dari beras putih yang biasa ditemui yang telah dilansir dari The Times of India.
Beras hitam memiliki warna gelap yang berasal dari pigmen bernama antosianin. Pigmen ini juga ditemukan pada sejumlah makanan berwarna pekat, seperti blueberry dan kol ungu.
Saat masih mentah, beras ini bisa terlihat hampir hitam pekat. Namun, setelah dimasak, warnanya biasanya berubah menjadi ungu tua.
Kini, beras hitam sudah ditanam di berbagai negara dan bisa digunakan untuk berbagai hidangan, mulai dari makanan gurih hingga makanan penutup.
Sesuai namanya, beras merah memiliki warna kemerahan yang berasal dari pigmen alami pada lapisan luar bulir beras. Tingkat kemerahannya bisa berbeda-beda, tergantung jenisnya. Beras merah bisa disajikan bersama kuah kari, sayuran, maupun berbagai hidangan sehari-hari lainnya.