JAKARTA - Pisang sering dianggap sebagai camilan praktis yang sehat. Pisang yang masih agak hijau memang rasanya berbeda jauh dengan pisang yang kulitnya sudah dipenuhi bintik cokelat.
Perubahan rasa itu ternyata bukan sekadar soal tekstur. Tingkat kematangan pisang juga memengaruhi kandungan gula dan serat di dalamnya.
Semakin matang, kandungan gula pisang meningkat, sementara serat dan pati yang sulit dicerna justru berkurang. Saat proses pematangan berlangsung, pati yang terdapat dalam pisang secara bertahap diubah menjadi gula.
Proses ini dipicu oleh etilen, senyawa yang dilepaskan buah ketika mulai matang. Itulah sebabnya pisang yang awalnya masih hijau dan terasa lebih keras akan berubah menjadi lebih lembut serta manis ketika matang.
Perbedaan kadar gulanya juga cukup terlihat. Dalam setiap 100 gram pisang yang belum matang, kandungan gulanya sekitar 3,2 gram.