"Namun saya menyadari bahwa momen tersebut terjadi di ruang dan waktu yang kurang tepat. Terlepas dari konteksnya, saya memahami bagaimana video tersebut dapat menimbulkan persepsi dan kekecewaan di masyarakat. Untuk itu, dengan segala kerendahan hati, saya memohon maaf," tulis Moreno.
"Saya menghormati ruang sidang, lembaga DPR RI, partai yang menaungi saya, dan terutama masyarakat yang saya wakili. Kepercayaan yang diberikan kepada saya adalah amanah yang harus saya jaga," tambahnya.
Sementara itu, sang istri menjelaskan, panggilan video tersebut dilakukan karena anak mereka baru saja keluar dari rumah sakit dan masih dalam masa pemulihan. Sang anak disebut sedang rewel karena Moreno harus bekerja dan tidak berada di rumah.
(Agustina Wulandari )