Sayangnya, prosedur tersebut membawa dampak lain karena menggunakan zat kontras medis. Ditambah dengan riwayat gagal ginjal yang diidapnya, tubuh musisi kawakan ini kesulitan membuang zat sisa dari tubuh.
Akibatnya, zat racun tersebut menyebar ke seluruh tubuh dan memicu komplikasi baru berupa delirium, yakni kondisi penurunan kesadaran yang disertai disorientasi dan halusinasi.
"Sampai sekarang ada pada kondisi Delirium (halusinasi, disorientasi, penurunan kesadaran). Jadi suka tidak sadar lepas alat-alatnya dan sejenisnya," lanjut pernyataan tersebut.
Di akhir, pihak keluarga memohon doa kepada para sahabat dan penikmat musik Indonesia agar Doddy Katamsi bisa segera melewati masa kritisnya.
"Mohon doanya," pungkasnya.
(Agustina Wulandari )