"Karena manusia itu belum memiliki antibodinya, sehingga tidak heran kok lebih berat, kok lebih luas penyebarannya," kata Prof. Anggraini.
Sebagai langkah perlindungan diri dan keluarga, masyarakat dianjurkan untuk tidak melupakan tindakan pencegahan medis primer. IDAI menegaskan bahwa perlindungan terbaik dari ancaman komplikasi flu musiman maupun risikonya yang terus berkembang adalah melalui pemberian vaksinasi secara rutin.
"Sudah bisa flu A dan B ini kita cegah dengan vaksinasi. Nah, ini yang kita katakan tadi, takut deh kita mengalami mutasi, semoga tidak terjadi yang kita katakan antigenic shift," kata Prof. Anggraini.
(Agustina Wulandari )