Meski begitu, berjemur bukan berarti bisa menyembuhkan stroke. Menurut dokter, aktivitas di luar ruangan sebaiknya dilakukan dengan pemantauan tenaga kesehatan dan tetap mengikuti aturan keselamatan.
Pasien stroke tak disarankan sembarangan menghabiskan waktu di bawah sinar matahari. Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah risiko dehidrasi.
Obat-obatan tertentu yang dikonsumsi pasien stroke, terutama obat tekanan darah, bisa membuat mereka lebih rentan mengalami dehidrasi. Karena itu, mencukupi kebutuhan cairan sebelum dan setelah berada di bawah sinar matahari menjadi hal yang penting.
Waktu paparan matahari juga perlu diperhatikan. Untuk menghindari sengatan panas dan kulit terbakar, berjemur sebaiknya dilakukan pada pagi hari atau sore hari. Hindari berada di luar ruangan ketika matahari sedang terik. Paparan selama sekitar 10–20 menit biasanya sudah cukup.
Selain itu, penderita stroke juga dianjurkan menggunakan sunscreen serta mengenakan pakaian ringan dan penutup kepala.