RASA gatal yang menggebu-gebu, kulit kemerahan, hingga rasa tidak nyaman yang terus berulang menjadi makanan sehari-hari bagi para penderita eksim (dermatitis atopik). Kondisi kulit sensitif ini kerap kambuh di waktu yang tak terduga dan cukup menyita energi penderitanya.
Lantas, adakah cara untuk mencegahnya? Dokter sekaligus health influencer, dr. Noah Jefferson Permana, membagikan pandangannya terkait kondisi ini melalui sebuah utas di akun Threads miliknya.
Sebagai sosok yang juga memicu penyakit yang sama, dr. Niah sangat memahami beban emosional dan fisik yang dialami para eczema warrior. Menurutnya, eksim bukanlah sekadar masalah kebersihan kulit, melainkan ada faktor genetik yang berperan besar di dalamnya.
Kondisi ini berhubungan erat dengan protein khusus yang berfungsi menjaga kelembaban alami kulit.
“Sebagai dokter yang hidup dengan eksim, aku paham banget strugglenya, sini aku kasi tips biar gaa gampang kambuh,” tulis dr. Noah.
“Pernah mikir, kenapa aku yang eksim? Salah satunya itu, genetik yang bikin perubahan gen FLG, filaggrin ‘protein pelembab’ berkurang, kulit lebih kering + skin barrier rusak, jadilah eksim kalau ada trigger,” jelas dia.
Meski faktor genetik tidak bisa diubah, dr. Noah menekankan bahwa ada beberapa kebiasaan harian sederhana yang terbukti ampuh menekan risiko eksim agar tidak gampang kambuh.
Hal yang sering kali terlewatkan adalah asupan makanan sehari-hari. Mengurangi konsumsi gula dan olahan tepung terigu ternyata berpengaruh langsung pada kesehatan kulit dari dalam.
“Terus harus gimana? Ini hal yang kadang kelewat, tapi super helpful. Kurangin gula + tepung bantu jaga kolagen kulit gaa rusak, turunin radang kulit,” papar dr. Noah.
Selain itu, menjaga pertahanan kulit (skin barrier) adalah kunci utama bagi pemilik kulit eksim. Mengoleskan pelembab secara teratur membantu mengunci kelembaban dan menekan dorongan untuk menggaruk. “Jadiin pelembab temen. Perbaiki skin barrier, kulit lebih minim gatal, lebih jarang garuk jadi minim kambuh,” ujar dia.