Viral Atlet HYROX Dikecam karena Cepirit di Arena dan Tetap Lanjutkan Perlombaan

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis
Senin 14 September 2026 15:10 WIB
Viral Atlet HYROX Dikecam karena Cepirit di Arena dan Tetap Lanjutkan Perlombaan (Foto: Threads)
Share :

JAKARTA - Dunia olahraga kebugaran dibuat heboh oleh aksi atlet HYROX asal Australia, Joanna Wietrzyk. Atlet yang tengah berada di posisi teratas peringkat dunia divisi tunggal putri itu tetap melanjutkan perlombaan setelah mengalami insiden cepirit alias buang air besar di tengah pertandingan.

Bukan hanya menyelesaikan perlombaan, Wietrzyk yang berusia 22 tahun tersebut bahkan berhasil menjadi pemenang kategori Pro Putri dalam ajang HYROX Beijing, China. Rekaman kejadian itu kemudian menyebar luas di media sosial. Dalam video yang beredar, Wietrzyk tampak terus melakukan rangkaian tantangan meski kotoran terlihat mengenai bagian lengan dan kakinya.

Alih-alih menghentikan pertandingan, Wietrzyk memilih tetap melanjutkan hingga garis finis. Setelah perlombaan, atlet asal Melbourne tersebut juga mengunggah foto dirinya dari ranjang rumah sakit.

"Berjuanglah sekuat tenaga atau pulang saja, kata mereka... kemenangan tetaplah kemenangan," tulisnya dalam unggahan yang dilansir dari laman Perth Now.

Siapa Joanna Wietrzyk?

Joanna Wietrzyk merupakan atlet sekaligus pelatih kebugaran asal Australia. Ia diketahui tengah menduduki peringkat pertama dunia untuk kategori individu putri HYROX.

HYROX sendiri merupakan kompetisi kebugaran yang pertama kali diluncurkan di Jerman pada 2017. Format perlombaannya menggabungkan lari dan berbagai latihan fisik dalam lintasan tertutup.

Salah satu karakteristik HYROX adalah standar lintasan dan rangkaian latihannya dibuat seragam di berbagai negara. Format tersebut memungkinkan peserta membandingkan catatan waktunya dengan atlet lain melalui peringkat global.

Netizen Pertanyakan Keputusan Melanjutkan Lomba

Keputusan Wietrzyk untuk tetap bertanding justru memicu perdebatan di kalangan pengguna media sosial.

Sejumlah warganet mempertanyakan alasan penyelenggara membiarkan pertandingan terus berlangsung setelah insiden tersebut. Ada pula yang menilai atlet seharusnya dihentikan atau didiskualifikasi karena persoalan kebersihan dan sanitasi.

"Kotoran benar-benar menetes di lengannya... di mana rasa hormat terhadap kompetisi?" tulis salah satu pengguna media sosial.

Komentar lain menyebut Wietrzyk seharusnya didiskualifikasi dari perlombaan.

Kritik tidak hanya diarahkan kepada sang atlet, tetapi juga kepada pihak penyelenggara HYROX yang dianggap tidak mengambil tindakan tegas di arena.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya