Maka dari itu, Kementerian Kesehatan menegaskan bahwa langkah paling efektif untuk menghentikan kerusakan ini adalah dengan berhenti merokok sepenuhnya, baik rokok batang maupun rokok elektrik.
Selain menghentikan kebiasaan tersebut, masyarakat diimbau untuk rutin memeriksakan kesehatan gigi dan mulut ke dokter minimal enam bulan sekali. Pemeriksaan berkala ini penting agar setiap potensi perubahan jaringan atau masalah kesehatan mulut dapat terdeteksi dan ditangani sedini mungkin.
(Djanti Virantika)