Paparan Abu Vulkanik, Perlukah Konsumsi Makanan atau Vitamin Khusus? Ini Kata Dokter

Djanti Virantika, Jurnalis
Senin 14 September 2026 07:05 WIB
Makanan dan vitamin. (Foto: Freepik)
Share :

PAPARAN abu vulkanik yang belakangan terjadi menyusul erupsi Gunung Anak Krakatau membuat masyarakat lebih waspada. Salah satu pertanyaan yang kerap muncul adalah apakah ada vitamin atau makanan tertentu yang perlu dikonsumsi?

Tentunya, makanan dan vitamin ini diharapkan membantu tubuh menghadapi paparan abu vulkanik. Dokter Spesialis Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi (Paru) RS Siloam TB Simatupang, dr. Henie Widowati, SpP, dalam acara Morning Zone di Youtube Okezone pun memberi jawaban soal pertanyaan tersebut.

Alih-alih mengandalkan vitamin tertentu, masyarakat disarankan memenuhi kebutuhan dasar tubuh. Asupan makanan yang cukup, minum air yang cukup, serta istirahat yang memadai menjadi hal penting untuk membantu menjaga kondisi tubuh.

“Enggak ada yang khusus ya dalam kondisi abu vulkanik seperti saat ini bahwa harus minum vitamin A, B, C, D atau apa pun,” ujar dr. Henie.

“Intinya sih makanan cukup, minum cukup, istirahat cukup, supaya imun tubuhnya juga tetap baik,” lanjutnya.

Kondisi tubuh yang prima diperlukan. Pasalnya, paparan partikel abu vulkanik dapat memicu respons tubuh, terutama pada saluran pernapasan dan jaringan yang terpapar.

2. Tubuh Punya Respons terhadap Partikel Abu Vulkanik

Ketika partikel dari abu vulkanik masuk ke dalam tubuh, dapat terjadi reaksi peradangan. Tingkat reaksinya dapat berbeda-beda, bergantung pada seberapa besar dan lama seseorang terpapar.

“Kalau sudah ada partikel yang masuk ke dalam tubuh pasti akan terjadi suatu reaksi peradangan, baik itu ringan maupun yang berat tergantung pajanan yang masuk,” jelas dr. Henie.

Respons tersebut merupakan bagian dari mekanisme tubuh ketika menghadapi partikel asing. Karena itu, kondisi tubuh dan kemampuan sistem imun menjadi salah satu faktor yang mendukung proses pemulihan setelah mengalami paparan.

 

3. Bukan Berarti Vitamin Tidak Penting

Vitamin dan mineral tetap dibutuhkan tubuh sebagai bagian dari pola makan bergizi seimbang. Namun, mengonsumsi suplemen vitamin tertentu bukan berarti dapat secara khusus menangkal atau menetralisasi abu vulkanik yang masuk ke tubuh.

Karena itu, masyarakat sebaiknya tidak menjadikan konsumsi vitamin sebagai satu-satunya upaya perlindungan ketika terjadi paparan abu vulkanik. Langkah utama tetap mengurangi paparan, mengikuti informasi dari pihak berwenang, serta menggunakan perlindungan yang sesuai ketika berada di lingkungan yang terdampak abu vulkanik.

Dengan menjaga asupan makanan dan cairan, mencukupi waktu istirahat, serta mengurangi paparan, tubuh diharapkan memiliki kondisi yang lebih baik. Dengan begitu, tubuh bisa menghadapi respons peradangan dan melakukan pemulihan.

(Djanti Virantika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya