Benarkah Abu Vulkanik Bisa Suburkan Tanah dan Laut? Ini Penjelasannya

Niko Prayoga , Jurnalis
Sabtu 12 September 2026 18:10 WIB
Benarkah Abu Vulkanik Bisa Suburkan Tanah dan Laut? Ini Penjelasannya (Foto: Freepik)
Share :

Pada tahap awal, abu vulkanik dapat memberikan dampak negatif terhadap lingkungan, termasuk karena sifat kimianya. Namun, seiring berjalannya waktu, proses pelapukan alami dapat membantu melepaskan mineral yang kemudian tersedia bagi tanah dan vegetasi.

“Pas baru jatuh, abu ini awalnya asam, malah bikin tanah dan air jadi nggak layak. Tapi, begitu proses pelapukan jalan bertahun-tahun, mineral itu pelan-pelan lepas ke tanah dan jadi pupuk alami. Rusak parah dulu, subur kemudian,” tambah Bang Sap.

Sementara itu, dampak abu vulkanik terhadap ekosistem laut dapat berlangsung lebih cepat. Bang Sap menyebut penelitian yang dilakukan para ahli di Islandia dan Jerman menunjukkan adanya pelepasan unsur hara ketika abu vulkanik bersentuhan dengan air laut.

“Di laut malah lebih cepat. Peneliti Islandia dan Jerman nemuin, setelah abu nyentuh air, unsur hara kaya fosfor dan besi langsung terlepas jadi sumber nutrisi si fitoplankton, yang merupakan makanan utama bagi para ikan,” tutur Bang Sap.

Unsur hara tersebut dapat menjadi sumber nutrisi bagi fitoplankton, organisme yang berperan penting dalam rantai makanan di laut. Fitoplankton kemudian menjadi sumber makanan bagi berbagai organisme laut, termasuk ikan.

Fenomena serupa juga pernah diamati setelah letusan Gunung Kasatochi pada 2008. Pantauan satelit mencatat peningkatan populasi fitoplankton di wilayah Pasifik Utara setelah material abu vulkanik tersebar di kawasan tersebut.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya