JAKARTA – Punya celana jeans lama yang sudah pudar, robek, atau tak muat lagi? Jangan buru-buru membuangnya. Dengan sedikit kreativitas, celana jeans bekas ternyata masih bisa dimanfaatkan menjadi berbagai barang yang berguna di rumah.
Bahan denim dikenal cukup tebal dan kuat. Selain itu, jeans juga memiliki beberapa bagian yang bisa langsung dimanfaatkan, seperti saku, jahitan, hingga bagian pinggang. Karena itu, kain denim cocok dijadikan berbagai barang baru melalui teknik upcycling.
Kalau punya jeans lama yang sudah tak lagi kamu pakai, berikut beberapa ide DIY yang bisa dicoba seperti yang dilansir dari The Times of India.
Salah satu cara paling mudah memanfaatkan jeans bekas adalah menjadikannya tas. Bagian kaki celana dapat dipotong, sementara bagian pinggang dan saku depan bisa dipertahankan untuk menjadi bagian utama tas. Bagian bawahnya kemudian dijahit hingga tertutup.
Jika ingin membuat tas dengan bagian dasar yang lebih lebar, kain dari potongan kaki jeans dapat digunakan sebagai tambahan pada bagian bawah. Saku bawaan jeans juga bisa menjadi tempat penyimpanan tambahan. Untuk talinya, kamu bisa menggunakan tali kain, tali tambang, atau sisa bahan jeans.
Saku belakang jeans juga jangan langsung dibuang. Bagian ini bisa disulap menjadi tempat penyimpanan yang ditempel di dinding.
Caranya cukup sederhana. Lepaskan beberapa saku belakang dari celana jeans, lalu jahit pada kain atau papan sebagai alas. Kamu bisa menyusunnya sesuai selera agar tampilannya lebih menarik.
Tempat penyimpanan ini bisa digunakan untuk menyimpan surat, remote, alat tulis, hingga berbagai barang kecil yang sering berserakan.
Potongan bagian pinggang jeans juga dapat dimanfaatkan sebagai gantungan di bagian atas sehingga tempat penyimpanan bisa digantung di dinding.
Punya tanaman hias di rumah? Pot tanaman juga bisa dibuat lebih menarik dengan memanfaatkan jeans bekas.
Ambil bagian kaki celana, kemudian ukur sesuai ukuran pot. Potongan denim tersebut dapat dijahit menjadi sarung yang membungkus bagian luar pot.
Jika ingin menggantung tanaman, pastikan jahitannya cukup kuat. Sebab, pot yang sudah berisi tanah dan tanaman akan menjadi jauh lebih berat. Cara ini bisa memberikan tampilan yang lebih kasual dan unik pada sudut rumah tanpa perlu membeli pot baru.
Saku belakang jeans juga bisa diubah menjadi tatakan gelas atau coaster. Potong bagian saku dan pertahankan lapisan denimnya.
Setelah itu, bentuk menjadi lingkaran dengan bantuan pola kertas. Agar lebih tebal, kamu bisa menambahkan lapisan kain atau bahan pelapis di antara dua lapisan denim.
Bagian pinggirnya bisa dijahit atau dibuat sedikit berjumbai untuk memberikan kesan kasual. Karena setiap bagian jeans memiliki warna dan tekstur yang berbeda, hasil akhirnya pun bisa terlihat unik.
Ide lainnya adalah menggunakan denim untuk mempercantik sekaligus memperkuat keranjang atau kotak penyimpanan di rumah. Potongan kain dari bagian kaki atau saku belakang jeans dapat dijahit pada bagian luar keranjang. Selain memberikan tekstur yang menarik, denim yang tebal juga bisa membuat keranjang terasa lebih kokoh.
Kalau ingin membuatnya dari awal, beberapa potongan denim juga dapat disatukan menjadi keranjang berbahan kain. Namun, perhatikan bagian jahitan jeans yang biasanya cukup tebal. Jadi, lakukan proses menjahit secara perlahan agar jarum tidak mudah rusak, terutama jika menggunakan mesin jahit.
Jeans yang sudah tidak layak dipakai ternyata masih punya banyak kegunaan. Dengan sedikit kreativitas dan keterampilan menjahit dasar, pakaian lama tersebut bisa diubah menjadi tas, tempat penyimpanan, sarung pot, tatakan gelas, hingga aksesori dekorasi rumah.
Selain membuat barang baru tanpa harus membeli bahan tambahan, memanfaatkan jeans bekas juga bisa menjadi salah satu cara sederhana untuk mengurangi limbah tekstil.
Jadi, sebelum memasukkan jeans lama ke tempat sampah, coba cek lagi kondisinya. Bisa jadi, celana yang sudah tidak dipakai itu justru masih bisa berubah menjadi barang berguna di rumah.
(Agustina Wulandari )