Imbauan tersebut disampaikan Menkes Budi sebagai langkah untuk mengurangi paparan abu vulkanik di lingkungan masyarakat setelah erupsi Anak Gunung Krakatau. Abu yang jatuh dapat menempel di halaman, atap rumah, kendaraan, maupun berbagai permukaan lainnya.
Masyarakat yang berada di wilayah terdampak juga perlu memperhatikan perlindungan diri selama melakukan aktivitas pembersihan. Penggunaan masker dapat menjadi salah satu langkah untuk mengurangi paparan partikel abu, terutama ketika kondisi lingkungan masih berdebu.
Di tengah dampak erupsi Anak Gunung Krakatau, Menkes Budi juga meminta masyarakat tidak panik. Warga diimbau tetap tenang, mengikuti informasi dari pihak berwenang, serta menjalankan langkah-langkah keselamatan yang telah diberikan.
Dengan membersihkan abu secara tepat dan tetap mengikuti arahan otoritas, masyarakat diharapkan dapat mengurangi risiko kesehatan akibat paparan abu vulkanik pascaerupsi Anak Gunung Krakatau.
(Djanti Virantika)