“Hindari paparan debu vulkanik dan pergi jauh dari sumber abu vulkanik,” pesannya.
Agus mengimbau masyarakat yang berada di wilayah terdampak abu vulkanik untuk meningkatkan perlindungan diri. Salah satunya dengan menggunakan masker yang mampu menyaring partikel berukuran kecil.
Ia menyarankan penggunaan masker respirator untuk memberikan perlindungan lebih baik terhadap partikel abu. Masker perlu digunakan dengan tepat agar tidak terdapat celah di bagian samping yang memungkinkan debu masuk.
“Masker biasa tipis sehingga tidak bisa memproteksi 100 persen. Walaupun begitu, masker tetap direkomendasikan sebagai alat pelindung diri,” ujar dia.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)