Lantas, bagaimana mekanisme biologis yang membuat kulit bereaksi sedemikian cepat saat tergores? Dokter Adam menerangkan bahwa fenomena ini berkaitan erat dengan respons sistem kekebalan tubuh, khususnya sel imun yang merespons gesekan dari luar.
"Sederhananya, goresan, gesekan, atau tekanan mekanik itu bisa mengaktifkan sel imun yang berperan dalam proses alergi di kulit, namanya sel Mast," ucapnya.
Saat sel Mast terpicu oleh tekanan, sel tersebut akan melepaskan senyawa kimia alami yang memicu peradangan lokal pada area yang terdampak. "Nah kalo aktif, sel ini akan mengeluarkan zat-zat yang berperan dalam peradangan dan akhirnya memunculkan reaksi bentol kemerahan seperti di video ini," ujarnya.
Penjelasan diatas diambil dr. Adam dari sumber ilmiah berjudul “Shedding light on dermographism: a narrative review”.
(Agustina Wulandari )