GERD Sering Kambuh Malam Hari? Hindari 2 Posisi Tidur Ini

Niko Prayoga , Jurnalis
Jum'at 28 Agustus 2026 21:05 WIB
Tidur. (Foto: Freepik)
Share :

APAKAH kamu sering terbangun di malam dengan sensasi panas terbakar di dada (heartburn) dan tenggorokan perih tentu sangat mengganggu? Bagi para penderita Gastroesophageal Reflux Disease (GERD), serangan asam lambung di malam hari kerap menjadi momok yang merusak kualitas tidur.

Namun, tahukah Anda bahwa posisi tidur memegang peranan kunci untuk meredakan atau justru memperparah kondisi ini? Ada 2 posisi tidur yang harus dihindari jika GERD kambuh.

1. Masalah Tidur bagi Penderita GERD

Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr. Cecep Hermawan dalam unggahan video di akun Instagramnya membagikan saran praktis untuk menyikapi masalah tidur bagi penderita asam lambung. Ia menegaskan pentingnya memperhatikan arah posisi tubuh saat beristirahat di malam hari.

“Ini anjuran untuk yang punya masalah GERD. Yang sehat silakan posisi gimana pun sesuai kenyamanan dan keyakinan masing-masing,” tulis dr. Cecep,” dikutip Jumat (28/8/2026).

Menurutnya, saat asam lambung mulai bergejolak di malam hari, ada dua posisi tidur yang sebaiknya dihindari. Posisi tidur itu adalah miring ke kanan dan telentang.

“Stop drama asam lambung tengah malem! Kenapa harus hindari miring ke kanan dan telentang? Miring ke kanan diperkirakan karena posisi ini bikin pintu lambung ke kerongkongan jadi lebih rendah dari isi lambung,” jelas dia.

 

2. Penyebab Hindari Tidur Telentang dan Miring ke Kanan

Alasan dilarangnya tidur dengan posisi telentang dan miring ke kanang pun diungkap dr. Cecep. Menurutnya, kondisi anatomi tersebut membuat cairan asam menjadi lebih mudah bocor.

“Hasilnya? Asam lambung jadi lebih gampang tumpah naik ke atas! Nggak heran perih dan panasnya makin terasa,” tambah dr. Cecep.

Selain miring ke kanan, tidur dengan posisi terlentang juga bukan pilihan yang bijak saat GERD kambuh. Gravity bekerja melawan penyembuhan saat tubuh berada dalam posisi datar sempurna.

“Telentang, tidur lurus begini bikin asam lambung yang udah naik jadi susah turun lagi. Kebayang kan, asamnya nongkrong lebih lama di kerongkongan? Ini bisa bikin iritasi makin parah,” papar dia.

Lantas, bagaimana posisi tidur yang tepat agar malam tetap terasa nyaman dan bebas dari rasa perih? dr. Cecep merekomendasikan tidur miring ke arah kiri sebagai solusi utama. Karena secara anatomi organ lambung terletak di sebelah kiri tubuh, posisi ini membantu gravitasi bekerja menjaga isi lambung tidak menyembur ke atas.

“Posisi tidur jagoan buat redain GERD kamu. Miring ke kiri ini posisi emas! Kenapa? Secara alami, lambung kita ada di sisi kiri. Diperkirakan posisi ini bantu jaga asam lambung tetap di tempatnya dan enggak gampang naik. Bye-bye heartburn,” ungkap dr. Cecep.

Tak hanya mengubah arah miring tubuh, dr. Cecep juga menyarankan modifikasi kemiringan tempat tidur untuk mengoptimalkan gravitasi tubuh saat beristirahat.

“Tinggikan kepala tempat tidur kurang lebih 15 sampai 20 centimeter. Bantal ditumpuk seperti tanjakan dari punggung bawah, jadi bukan kepala aja guys! Bisa juga tinggikan seluruh bagian atas kasur (bisa diganjal kaki tempat tidurnya) atau pakai bantal wedge khusus. Ini manfaatin gravitasi biar asam lambung tetap di bawah,” pungkas dia.

(Djanti Virantika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya