Selain saluran pernapasan, paparan asap karhutla juga dapat mengganggu kesehatan mata.
Asap dan berbagai zat pencemar di dalamnya dapat menyebabkan mata terasa perih, merah, gatal, atau lebih banyak mengeluarkan air mata. Iritasi tersebut dapat semakin terasa ketika seseorang berada di luar ruangan saat kualitas udara memburuk.
Dengan demikian, masyarakat yang berada di wilayah terdampak karhutla perlu meningkatkan perlindungan diri dari paparan asap, terutama kelompok yang lebih rentan terhadap gangguan kesehatan.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)