Setelah melakukan teknik relaksasi tersebut, ia juga mengingatkan pentingnya mencukupi kebutuhan cairan. Ia menyarankan minum satu hingga dua gelas air putih bersuhu ruang.
"Hidrasi, minum 1-2 gelas air putih suhu ruang setelah terapi ini—tubuh yang cukup cairan bikin otot lebih gampang rileks," tambahnya.
Namun, dr. Cecep mengingatkan bahwa sakit kepala tidak selalu dapat ditangani dengan teknik relaksasi mandiri. Jika muncul tanda-tanda tertentu, seseorang perlu segera mendapatkan pemeriksaan medis.
"Kapan harus ke dokter? Jika sakit kepala mendadak sangat hebat (thunderclap), demam tinggi, kaku kuduk, pandangan kabur, atau bicara pelo," pungkasnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)